Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Januari 2010

Kasih Sejati Seorang Ibu


***
Di sebuah rumah sakit bersalin, seorang ibu baru saja melahirkan jabang bayinya. "Bisa saya melihat bayi saya?" pinta ibu yang baru melahirkan itu penuh rona kebahagiaan di wajahnya. Namun, ketika gendongan berpindah tangan dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki mungil itu, si ibu terlihat menahan napasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit, tak tega melihat perubahan wajah si ibu. Bayi yang digendongnya ternyata dilahirkan tanpa kedua belah telinga! Meski terlihat sedikit kaget, si ibu tetap menimang bayinya dengan penuh kasih sayang.
Waktu membuktikan, bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk. Suatu hari, anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan si ibu sambil menangis. Ibu itu pun ikut berurai air mata. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Sambil terisak, anak itu bercerita, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh."

Begitulah, meski tumbuh dengan kekurangan, anak lelaki itu kini telah dewasa. Dengan kasih sayang dan dorongan semangat orangtuanya, meski punya kekurangan, ia tumbuh sebagai pemuda tampan yang cerdas. Rupanya, ia pun pandai bergaul sehingga disukai teman-teman sekolahnya. Ia pun mengembangkan bakat di bidang musik dan menulis. Akhirnya, ia tumbuh menjadi remaja pria yang disegani karena kepandaiannya bermusik.

Suatu hari, ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuk putra Bapak. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter. Maka, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya kepada anak mereka.
Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelaki itu, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia," kata si ayah.
Operasi berjalan dengan sukses. Ia pun seperti terlahir kembali. Wajahnya yang tampan, ditambah kini ia sudah punya daun telinga, membuat ia semakin terlihat menawan. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.
Beberapa waktu kemudian, ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia lantas menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar, namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya."
Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu." Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."
Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari, tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga tersebut. Pada hari itu, ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, si ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku. Sang ayah lantas menyibaknya sehingga sesuatu yang mengejutkan si anak lelaki terjadi. Ternyata, si ibu tidak memiliki telinga.
"Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik si ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya, ‘kan?"
Melihat kenyataan bahwa telinga ibunya yang diberikan pada si anak, meledaklah tangisnya. Ia merasakan bahwa cinta sejati ibunya yang telah membuat ia bisa seperti saat ini.

Para netter yang luar biasa,
Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh, namun ada di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun justru pada apa yang kadang tidak dapat terlihat. Begitu juga dengan cinta seorang ibu pada anaknya. Di sana selalu ada inti sebuah cinta yang sejati, di mana terdapat keikhlasan dan ketulusan yang tak mengharap balasan apa pun.
Dalam cerita di atas, cinta dan pengorbanan seorang ibu adalah wujud sebuah cinta sejati yang tak bisa dinilai dan tergantikan. Cinta sang ibu telah membawa kebahagiaan bagi sang anak. Inilah makna sesungguhnya dari sebuah cinta yang murni. Karena itu, sebagai seorang anak, jangan pernah melupakan jasa seorang ibu. Sebab, apa pun yang telah kita lakukan, pastilah tak akan sebanding dengan cinta dan ketulusannya membesarkan, mendidik, dan merawat kita hingga menjadi seperti sekarang.
Mari, jadikan ibu kita sebagai suri teladan untuk terus berbagi kebaikan. Jadikan beliau sebagai panutan yang harus selalu diberikan penghormatan. Sebab, dengan memperhatikan dan memberikan kasih sayang kembali kepada para ibu, kita akan menemukan cinta penuh ketulusan dan keikhlasan, yang akan membimbing kita menemukan kebahagiaan sejati dalam kehidupan.
Selamat Hari Ibu...!

_________________

Rabu, 30 Desember 2009

Menyambut Resiko dengan Cerdas (Bagian 1)

Menyambut Resiko dengan cerdasMendengar kata resiko, apa yang terbayang dalam benak anda? Sesuatu yang menakutkan, tak mengenakkan, kondisi tak nyaman, dan seabrek kata lainnya yang jauh dari perbendaharan kata idaman anda.
Karena itu tak heran jika banyak orang menganggap resiko selalu bermakna negatif. Membawa keburukan, tak ada untungnya dan karena itu patut dihindari bahkan dijauhi.
Padahal, kalau mau kita sadari, hidup kita tak pernah lepas dari resiko. Resiko menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian hidup kita. Contoh kecil, misal waktu kita jalan-jalan di pinggir jalan, kita beresiko kesempret kendaraan atau terperosok ke dalam lubang got.  Saat kita tengah asyik menyeruput kopi kesukaan, kita beresiko ketumpahan kopinya. Dan banyak contoh lainnya yang menegaskan hidup kita sangat dekat dengan resiko.
Namun ya seperti itu tadi, anehnya tak banyak orang yang suka dengan resiko. Kebanyakan lebih suka menjauhi bahkan menghindarinya.
Apakah benar resiko perlu kita takuti dan jauhi?
Menurut saya tidak. Sebaliknya, kita perlu kenal baik dengan resiko. Karena dengan mampu mengenalinya secara baik, diharapkan kita dapat mengelolanya secara tepat.
Dan menurut saya, resiko tak selalu bermakna negatif. Resiko juga punya sisi baik. Ia memacu kita untuk hidup lebih baik. Tak hanya monoton dari waktu ke waktu hanya begitu-begitu saja. Tapi ada peningkatan yang menegaskan bahwa kita di dunia ini “benar-benar hidup”. Tanpa henti berupaya meningkatkan kualitas diri.
Kalau dalam bisnis, resiko adalah kesempatan emas untuk meraih sukses. Resiko mengajarkan kita untuk mengembangkan modal yang dimiliki agar makin besar. Investasi yang kita tanam dilecut oleh resiko agar tak menciut.
Seperti saya bilang di muka, kita perlu kenal baik dengan resiko. Agar kita bisa mengelolanya secara tepat. Untuk bisa melakukannya, ada satu jurus yang perlu kita kuasai. Sederhana saja, tak rumit dan tak perlu pakai bertapa di goa. ;) Yang kita butuhkan adalah menyikapi resiko dengan cerdas.
Apa maksudnya?
Prinsip gampangnya begini. Anda tinggal membandingkan antara kemungkinan hasil terburuk dengan kemungkinan hasil terbaik yang bakal anda terima. Kalau kemungkinan hasil terbaik yang anda dapat sangat menjanjikan sementara hasil terburuknya tak terlalu berat dan tidak mengancam keselamatan anda, jangan tunda lagi saatnya anda ambil kesempatan itu.
Contohnya begini. Misal saya bermaksud melakukan optimasi situs web. Dan saya berniat meluangkan waktu sejam untuk mengamati jumlah pengunjung dan melakukan pembenahan di layoutnya. Apa kira-kira resiko yang dapat terjadi? Paling ya pendapatan saya akan turun kalau saya melakukan kesalahan yang kemudian membuat situs web saya tak bisa diakses. Dan saya yakin kesalahan itu bisa dibetulkan dalam beberapa jam atau cara paling gampangnya tinggal mengembalikannya pada tampilan sebelumnya. Jadi potensi terburuknya paling saya kehilangan waktu satu jam dan kehilangan sejumlah uang gara-gara situs web tidak bisa diakses. Tapi saya pun bisa belajar hal baru karena kesalahan saya mengutak-atik layout tadi.
Lalu kira-kira apa kemungkinan hasil terbaiknya? Sangat luar biasa. Dengan tampilan yang baru sangat mungkin akan meningkatkan penghasilan saya berikutnya. Dan ini hanya membutuhkan investasi waktu satu jam!
Dan ini sudah saya coba. , income saya meningkat hampir dua kali lipat dari sebelumnya. :-)
Ini juga berarti saya dapat menggunakan waktu lebih cepat untuk menghasilkan uang lebih banyak. Tak terbayangkan kan berapa keuntungan yang diraih dengan menempuh resiko secara cerdas seperti di atas? Mungkin hanya orang yang benar-benar takut dengan resiko yang tak mau mengambil kesempatan ini.
Kurang lebih sama dengan prinsip di atas, saya ingin tambahkan prinsip untuk menyikapi resiko secara cerdas. Jika ada sebuah kesempatan yang resiko terburuknya bersifat terbatas dan tetap, sedangkan potensi keuntungannya tanpa batas, segera rebut kesempatan ini. Kalau tidak, anda akan kehilangan kesempatan emas untuk meraih keuntungan besar. Menurut saya, lebih baik melakukan kesalahan kecil daripada melewatkan kesempatan besar.
Coba simak contoh-contoh sederhana pengambilan resiko secara cerdas berikut ini:
  • Berani meminta kenaikan gaji atau promosi kepada pimpinan. (resiko terburuknya paling pimpinan hanya menolak permintaan anda, sementara hasil terbaiknya anda bisa menikmati kenaikan gaji atau jabatan seterusnya.)
  • Berani mengajak seseorang untuk kencan (resiko terburuknya paling permintaan anda ditolak, sedang hasil terbaiknya anda bisa mendapatkan pasangan hidup anda sampai akhir hayat.)
  • Berani memulai bisnis online (resiko terburuknya anda hanya kehilangan sejumlah kecil waktu dan uang, sementara hasil terbaiknya hidup anda bisa berubah lebih baik selamanya.)
  • Berani bergabung dengan suatu perkumpulan. (resiko terburuknya anda membuang waktu, sementara hasil terbaiknya anda bisa punya banyak teman dan banyak keuntungan lainnya.)
Sekarang apa anda masih berpikir kalau resiko itu sesuatu yang menakutkan?

Jumat, 18 Desember 2009

SAYA HARUS SELALU POSITIF

SAYA HARUS SELALU POSITIF

Saya menjaga pikiran saya agar selalu tetap positif … Karena pikiran saya akan menjadi perkataan saya Saya menjaga perkataan saya… Karena perkataan saya akan berubah menjadi tingkah laku saya Saya menjaga tingkah laku saya… Karena akan menjadi kebiasaan saya Saya terus menjaga kebiasaan saya agar selalu tetap positif… Karena akan menjadi nilai hidup saya, Saya akan terus menjaga niliai hidup saya agar tetap positif…. Karena akan menjadi tujuan hidup saya.

Terus Belajar dan Berubah Menuju yang Terbaik

smileanimKadang disaat kita mencapai tahap kesuksesan kita sering lupa, bahwa belajar dan perubahan ke arah yang lebih baik adalah proses yang terjadi selagi kita masih hidup dalam dunia ini. Seharusnya kita sudah memahami proses ini karena perjuangan untuk mencapai kesuksesan dicapai melalu perjuangan panjang, penuh dengan komitmen, pengorbanan, belajar dan berubah walaupun tidak nyaman. Maka yang diperlukan hanya diingatkan lagi saja.
Mari kita belajar dari burung Elang. Burung Elang adalah burung yang sering dilambangkan sebagai perjuangan dan kebebasan. Tapi sedikit yang tahu bahwa burung Elang adalah sejenis unggas yang berumur panjang, umurnya bisa mencapai 70 tahun.
dari yang saya baca dari The Eoc Times, bahwa pada saat Elang berumur 40 tahun dia harus mengambil keputusan yang penting dan sulit, kuku cakarnya sudah panjang melingkar sehingga sulit untuk menangkap mangsanya. Paruhnya berubah memanjang dan melengkung hampir menyentuh dadanya. Kedua sayapnya berubah menjadi sangat berat, karena bulunya tumbuh semakin panjang tebal dan berat, yang membuatnya berat mengepakan sayapnya untuk terbang lebih tinggi dan jauh.
Jika dia memutuskan untuk berubah, maka dia harus menjalani pertapaan panjang selama 150 hari, untuk berusaha mendaki puncakgunung yang terasing, diatas tebing curam dia membangun sarang pertapaannya.
Bald-Eagle
Pertama yang harus dilakukan adalah mematukan paruhnya ke batu karang, hingga paruhnya terlepas sama sekali dari mulutnya. kemudian dia berdiam diri berpuasa menunggu paruh yang baru tumbuh lagi. Dengan paruh berunya dia harus mencabut kuku-kukunnya satu persatu. Setelah kuku-kuku barunya tumbuh dia mencabut bulu-bulusayapnya satu demi satu. setelah genap 5 bulan semua proses perubahan telah dilalui semuanya dengan sempurna menjadi Elang baru untuk hidup 30 tahun lagi.
Mari kita jangan terlena terhadap kesuksesan dalam hidup kita, buang ego yang sudah tumbuh lebat dalam hati kita, kebiasaan-kebiasaan buruk hasil dari syndrom OKB (Orang Kaya Baru) membuat kita berat untuk melangkah kepada kesuksesan berikutnya. Kita bersama tahu bahwa, jika otak dan otot intensitas penggunaannya menurun apalagi secara drastis, maka merekaakan menyusut yang gilirannya juga akan memperpendek daya ingat dan usia kita. Prosesnya perubahan memang tidak nyaman, tapi sungguh berharga. Asal kita mau melepaskannya bersedia untuk terus belajar, kita akan bisa mengembangkan potensi baru dan menggapai hidup yang luar biasa.
Senior Marketing Manager K-link Indonesia
Ir. Djoko Komara

Menjaga otak kita untuk berkonsentrasi penuh dan segar selalu

Otak adalah tempat di mana kita menyimpan berbagai memori atau ingatan hidup kita serta merupakan alat berpikir yang jauh lebih baik daripada otak binatang. Kita bisa menghapal lagu, mengingat cinta masa lalu yang indah, melamun yang tidak-tidak, berkonsentrasi mengerjakan soal ulangan, dan lain-lain semua melibatkan otak.
Karena otak adalah salah satu organ vital yang ada pada tubuh kita, maka sudah selayaknya kita menjaga dan merawat otak agar tidak tekor dan error. Otak yang eror bisa membuat orang menjadi gila, camen atau cacat mental, kurang waras, halusinasi, paranoid, dan lain sebagainya.
Berikut ini adalah tips cara menjaga dan merawat kesehatan otak manusia dari website organisasi.org tercinta :
1. Tidak Mengkonsumsi Narkoba dan Rokok
Dengan gemar merokok atau memakai narkoba otak akan rusak dan kehilangan fungsi-fungsinya. Selain itu otak jadi rentan terserang berbagai penyakit mulai dari yang ringan hingga yang berat. Ada perokok berat yang apabila tidak merokok maka dia tidak dapat berpikir dengan baik, namun semua itu hanya omong kosong yang merupakan sugesti saja. Hati-hati dan waspada pula dengan zat adiktif dan zat aditif yang dapat merusak otak kita.
2. Kurang Tidur Dan Mengistirahatkan Otak
Otak kita butuh istirahat yang cukup setelah seharian melakukan aktivitas baik yang ringan maupun yang berat. Sebaiknya jangan terlalu banyak berpikir yang berat-berat yang membutuhkan konsentrasi dan daya kerja otak yang maksimal. Istirahat otak bisa dengan melakukan sesuatu yang rileks seperti tidur-tiduran, dengan musik ringan, ngobrol sama teman dekat, nonton film komedi, dsb. Dengan tidur yang cukup selama 6 sampai 8 jam, maka otak akan dapat digunakan dengan maksimal.
3. Pola Makan Yang Salah Dan Tidak Sehat
Makanlah makanan yang bergizi dan cukup karena otak manusia membutuhkan suplai nutrisi yang cukup untuk melakukan pekerjaan dan untuk tumbuh berkembang. Biasakanlah sarapan setiap pagi dengan makanan yang tidak terlalu berat tetapi cukup gizinya. Jangan terlalu banyak makan sehingga kegemukan yang dapat menyumbat pembuluh otak. Konsumsi gula pun jangan terlalu berlebihan agar tidak menghalangi penyerapan protein dan gizi pada tubuh kita.
4. Kekurangan Oksigen dan Pencemaran Polusi Udara
Otak membutuhkan oksigen yang cukup untuk beraktivitas secara optimal. Hindari tempat-tempat yang memiliki polusi yang tinggi serta tempat yang tercemat udara atau asap beracun. Gunakan masker bila lama melakukan aktivitas di tempat berpolusi atau berasap namun jangan terlalu lama ditutup agar kita tidak keracunan karbondioksida. Perbaiki sirkulasi udara atau ventilasi udara jika ruangan yang ada terasa pengap dan sumpek.
5. Hindari Berpikir Terlalu Keras
Orang yang stres atau depresi biasanya otak dipakai terus-menerus memikirkan sesuatu yang tidak ada pangkal ujungnya sehingga badan pun akan terkena efek dampak negetifnya menjadi sakit. Bila anda stress / depresi sebaiknya langsung curhat atau melakukan bimbingan konseling dengan orang yang dapat dipercaya agar kita mendapat solusi / jalan keluar masalah tersebut atau minimal meringankan beban pikiran kita. Jika sedang sakit jangan banyak berpikir agar cepat sembuh.
6. Otak Tumpul / Tepo Karena Jarang Dipakai
Jika anda tidak mau punya masalah dengan lemah otak alias lemot, maka anda harus melatih otak kita dengan sering menggunakannya untuk berpikir yang merangsang stimulasi otak seperti dengan belajar, berpikir kritis, berdebat, bermain game puzzle, bermain musik, dan lain sebagainya. Jika jarang dipakai, otak pun akan lemah dan menyusut sehingga akhirnya kita jadi orang lemot dan tulalit tidak nyambung jika diajak bicara.
7. Lindungi Dan Jaga Kepala Dari Benturan Atau Cedera
Memang kenyataan di lapangan cukup konyol di mana banyak orang yang lalu lalang di jalan raya menggunakan sepeda motor tanpa menggunakan pelindung kepala helm untuk melindungi kepala dari benturan saat tabrakan atau jatuh. Banyak orang yang mati atau gegar otak karena persoalan sepele tersebut. Anak-anak atau remaja pemuda tanggung terkadang sangat senang berperilaku bodoh di depan umum dengan melakukan tawuran masal walaupun tujuan awalnya hanya untuk terlihat keren di depan teman-teman bejadnya. Kepala mereka dan orang lain di sekitarnya bisa cedera karena lemparan batu dan benda-benda keras lainnya. Benturan keras di kepala bisa merusak otak kita, oleh karena itu lindungi selalu kepala kita dari benturan.
Semoga artikel ini dapat berguna dan membantu anda menjaga fungsi otak anda hingga kakek nenek nanti.